Langsung ke konten utama

Postingan

Elsa

Jumat sore di awal Maret, tak seperti biasanya rintik hujan sedang enggan menyapa kota kembang, gua lihat jam di tangan sudah menunjukan pukul tiga sore, bergegas gua beresin meja kerja dan mematikan komputer karena harus segera ke terminal.
"Pak, saya izin pulang duluan, semua berkas dan permintaan untuk hari ini sudah beres" "oyahh, jadi ke Tangerang?" "iya pak, bis yang jam 4" "yasudah sana, hati-hati"
Sejak tadi pagi semua kerjaan gua kebut sebisa mungkin supaya bisa beres sebelum jam tiga sore, soalnya sore ini gua harus ke Tangerang buat ngehadirin nikahan sahabat gua semasa kuliah, acaranya sih besok pagi, bisa aja gua berangkat agak malem setelah jam kerja, cuman bakal capek dan pasti nyampe malem banget di Tangerang, akhirnya gua memutuskan untuk izin pulang lebih awal dan berangkat dari Bandung jam 4 sore.
Jarak dari kantor gua ke terminal tidak begitu jauh, pesan ojek online pun cuma dikenakan tarif dua belas ribu rupiah, dan ga samp…
Postingan terbaru

Alternate Universe

Pagi hari minggu di awal Maret, Jakarta terasa sendu sedikit berawan bersama dengan rinai hujan turun perlahan sejak subuh tadi. Segelas coklat panas dan beberapa kudapan menemani ku menikmati suasana kota yang lenggang dari balkon apartemen milik kawanku.
"kamu bangun jam berapa?" sapa wanita dari belakangku lalu duduk di kursi sebelahku "ohh haii, selamat pagi.. tadi bangun jam setengah 6 mau renang ehh malah hujan, jadinya diem disini dehh" "udah sarapan?" "nih sama biskuit plus coklat panas aja, mau?" "mau dong.."

Perkenalkan, namaku Satria. Seorang pemuda yang lahir dan dibesarkan di Cianjur, salah satu daerah penghasil beras terbaik di Jawa Barat juga di kenal dengan makanan khas nya yaitu tauco, ga tau apa itu tauco? kamu sepertinya harus berkunjung sesekali ke rumahku, karena tauco buatan ibuku masih menjadi yang terenak sedunia, atau apa karena memang itu masakan ibuku makanya selalu terasa enak? hahah entahlah yang penting k…

Mi Amor

Gemercik rinai di sabtu sore perlahan menyapa Dalam keramaian jalan kita menepi Bersama kita turut juga para pengendara Berhimpitan di bawah sebuah kanopi
Sepertinya kau pun sadar Saat itu banyak telinga yang mendengar Kita saling berbisik meski samar Obrolan kecil disela sela hingar
Kau mengutuk kenapa harus bertemu Dengan seseorang yang cepat merasa bosan Seringkali tak bisa diam dan mencari kesibukan Terkadang tak acuh dan tak membalas pesanmu
Jawabnya sudah jelas kau tahu Aku cemburu kepada kekasihmu Sementara kau menuntut untuk selalu ada Tanyaku kepadamu sebagai apa
Jika hanya menjadi tempatmu berlari Sudah cukup bosan aku seperti ini Izinkan aku sejenak berbenah diri Menarik diri dari cinta yang salah ini
Kau masih saja di sana Dengan persoalan yang masih sama Seolah olah kau kesepian Kau hanya tak mau menerima kenyataan Bahwa aku yang selalu menunggu Dengan sabar selalu ada untukmu Sedangkan kau masih saja berharap Pada dia yang enggan menatap
Jalani saja kisah bersamanya Be…

Selebrasi Kasih Sayang

Beberapa hari terakhir di media sosial terutama twitter banyak banget yang ngomongin soal valentine, banyak diomongin karena adanya pertentangan dari berbagai lapisan yang mengatas namakan organisasi keagamaan.
Ga habis fikir aja sampe ada yang menentang keras perayaan ini, it's oke jika hanya mengingatkan dan berusaha agar ga ikut ikutan budaya yang ga baik, tapi ketika keluar kata-kata kasar dan mengutuk perayaan ini gua mulai geram aja, seakan mereka ga pernah nangkep esensi dari perayaan ini.
Setidaknya jika memang tidak suka dengan valentine, cukup luangkan waktu untuk membagikan kasih sayang dan rasa damai kepada sesama tanpa adanya kebencian dan rasa takut, as simple as that dan bukankah dalam agama selalu menganjurkan menjadi rahmatan lil alamin?

Selamat berbahagia kepada pasangan yang saling terbuka dan memberi kasih sayang satu sama lain, rayakanlah sebagaimana kau meyakini nya, bagikan juga kasih sayang tersebut kepada orang orang sekitar, lets spread the love not hate…

재충전하다

Hening menyendiri dalam gamang, sadar beberapa pekan terlalu menahbiskan energi kesana kemari, dalam upaya melarikan diri mencoba membaur bersama melodi, hentakan nada selepas malam masih saja bergema dalam keriuhan temaramnya sorot lampu.

Fajar menyapa titik permulaan, memulai perjalanan kembali seperti biasa berjibaku dengan setumpuk kepentingan, hingga surya kelelahan menopang lembayung dengan sedikit angkuh jingga tiba menghias ufuk kota Bandung.
Pekan ini serasa energi tak lagi tinggal, hanya ingin rehat dan mengisi ulang daya, penyendiri ini kembali ke habitatnya dalam kesendirian berkawan dalam hening, menyaksikan dunia melalui jendela cahaya.

Jika Hanya Sekedar Menikah

Memasuki usia 25 tahun semakin sering orang bertanya sama gua pertanyaan template yang hampir kebanyakan orang kurang suka kalo ditanya kaya gini kapan nikah? Pertanyaan macam ini sebenernya bisa multitafsir, bisa dalam konteks bercanda, mengejek, memotivasi, basa-basi atau memang murni sekedar bertanya tanpa ada tendensi apapun, namun seringkali orang yang menerima pertanyaan macam ini merasa tersinggung seolah olah tidak laku atau memang belum ada modal untuk ke arah lebih serius.
Anyway, take it easy my dearest friend... menikah bukan perlombaan siapa yang lebih dulu atau lebih mewah dalam menggelar pesta, menikah menurut gua merupakan upaya membahagiakan semua orang di sekitar kita diantaranya orang tua, mertua, saudara terdekat, pasangan kita, bahkan tamu undangan yang turut serta mendoakan yang terbaik.

See? jika memang menikah adalah upaya untuk membahagiakan semua orang mengapa harus terburu-buru dan bahkan berlomba dengan yang lain jika memang merasa masih belum bisa membaha…

Salahkah Menjadi Orang Ketiga (Index)

Banyak dari temen temen yang cerita sama gua soal dia jadi orang ketiga atau fiersa besari ibaratkan sebagai juara kedua, gua pribadi ga pernah mempermasalahkan siapapun yang menjadi orang ketiga, hanya waktunya saja yang tidak tepat. Mengapa dipertemukan ketika salah satu atau keduanya sudah memiliki pasangan, mungkin inilah kenapa banyak dari mereka yang berani terbuka untuk cerita sama gua.


"gua nyaman aja cerita sama lu, lu ga pernah nge-judge gua, ga pernah nyalahin, ga pernah mandang gua sebagai orang jahat, walaupun memang gua sadari gua salah dan jahat banget"
"seru kalo cerita sama lu, gua ga pernah merasa di ceramahin, lu cuman ngingetin gua kemungkinan apa aja yang bakal terjadi at the end gua sendiri yang buat keputusan"
dan pernyataan pernyataan lain kenapa mereka mau cerita sama gua, berangkat dari cerita cerita tersebut gua berencana untuk membuat coretan mengenai cerita cerita mereka, tentu saja semua nama dan tempat akan gua samarkan dan ditambahkan…